Dalam menjalankan tugas, wartawan Target Hukum tidak boleh menerima bingkisan dalam bentuk apapun

Bersikukuh, Penyelenggara Tidak Mengetahui Penyebar Stiker Acara Sosialisasi KEJ Di Sampang

SAMPANG,www.targethukum.com

Jajaran Polres Sampang Madura Jawa Timur selaku Penyelenggara kegiatan Pencerahan Hukum serta Sosialisasi Kode Etik Jurnalistik (KEJ) bsrsikukuh tidak mengetahui pihak penyebar Stiker ada logo Organisasi Profesi (Pers) dengan narasi berbau kepentingan Pilkada (Lemper Politik)

Pengakuan tersebut di sampaikan oleh Kasi Humas Polres Sampang Ipda Dody Darmawan SH senin 1/8, sebelumnya terkonfirmasi kepada Kapolres AKBP Arman SIK MM dua kali belum di tanggapi namun langsung ditindaklanjuti Kasi Humas Polres

“Kapolres tidak mengetahui mas, makanya langsung memerintahkan untuk di tarik,” ujar Ipda Dody Darmawan SH

Ketika di singgung pihak penyebar Stiker dengan narasi “Karena yang baru belum tentu dan pasti, kalau yang ada sudah terbukti dan teruji, Gak perlu cari yang baru”, Ipda Dody Darmawan SH lebih tegas mengulangi pernyataannya

“Yang jelas Kapolres Tidak tahu makanya langsung memerintahkan untuk di tarik,” imbuhnya

Pernyataan Kasi Humas Polres itu langsung ditanggapi oleh Kabiro Lacak Pos Sampang Abdul Azis Agus Priyanto

“Haknya beliau lah untuk melakukan pembelaan, yang jelas kegiatan tersebut sudah berlangsung sebelumnya di Kecamatan lain dan Penyelenggaranya Kepolisian bekerjasama dengan Organisasi Profesi (Pers),” tutur Abdul Azis Agus Priyanto

Sebelumnya pada kamis 28/7 Polres Sampang menggelar kegiatan Pencerahan Hukum serta Sosialisasi KEJ di Gedung Pesanggrahan Jalan Merdeka Barat Desa Ketapang Barat Kecamatan Ketapang

Kegiatan yang menggandeng Organisasi Profesi (Pers) itu diikuti seluruh Kades/Pj Kades, Tokoh masyarakat dan Forkopimca di Kecamatan Robatal, Ketapang, Sokobanah dan Banyuates

Saat berlangsung peserta resah karena tema nya tentang Hukum dan KEJ ternyata di kotak konsumsi ditempeli Stiker dengan logo Organisasi Profesi bernarasi kental Politik Pilkada

Sontak peserta bergegas mau pulang dan melaporkan melalui WhatsApp kepada Moh Wijdan Kades Ketapang Daya yang juga menjadi Ketua Umum “Paguyuban Kades Pantura Sampang Bersatu, Pantura Siap”

Seketika Moh Wijdan meminta agar Stiker tersebut di tarik, atas reaksi peserta dan protes dari Kades Ketapang Daya Kapolres langsung bertindak mengklarifikasi ketidak tahuannya serta memerintahkan juga agar Stiker di tarik

Sementara pihak Organisasi Profesi tersebut juga melakukan klarifikasi serta menyebut alasan “Keliru Ambil”, diungkap Moh Wijdan

Atas kejadian tersebut H Abdussalam SH Tokoh masyarakat setempat yang juga menjadi Anggota DPRD berang

Ketua Umum Partai Demokrat itu sangat menyayangkan dan mengaku heran karena salah satu temanya Sosialisasi KEJ namun dalam penyelenggaraannya justru melanggar KEJ. (HK)

About Redaksi Target Hukum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Serius Persiapkan Acara Puncak, Tim Katar Sampang Kompak Latihan Pementasan Di Dekranasda

  Serius Persiapkan Acara Puncak, Tim Katar Sampang Kompak Latihan Pementasan Di Dekranasda SAMPANG,Targethukum.com Seluruh ...