Dalam menjalankan tugas, wartawan Target Hukum tidak boleh menerima bingkisan dalam bentuk apapun

Bertindak Sebagai JPU Kajati Kalbar Bacakan Dakwaan Terhadap 8 Terdakwa Kasus Korupsi

PONTIANAK, – |www.targethukum.com
Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Masyhudi SH, MH hari ini (Senin,10/5-2021) telah bertindak sebagai Jaksa Penuntut umum (JPU) dan baru saja menyelesaikan sidang perdana pada perkara kasus korupsi atas nama para terdakwa yang di inisialkan. Hal itu dikatakan, untuk menghormati hak hak para terdakwa. Sebagaimana diketahui, bahwa orang dapat dinyatakan bersalah adalah setelah sesuai putusan Hakim di Pengadilan.

Adapun para terdakwa yang di inisiali tersebut yaitu :
1. MY
2. DWK
3. SR
4. S
5. J
6. PP
7. JDP
8. A

“Untuk persidangan perdana atau yang pertama ini, tadi saya sebagai Penuntut Umum dan Tim Penuntut Umum, telah membacakan surat dakwaan terhadap 8 orang terdakwa. Saya berharap, dengan saya turun atau terjun langsung di persidangan ini dapat memberi pesan atau makna bahwa; Jaksa itu satu dan tidak terpisahkan, Een en ondelbaar. Sesuai petunjuk dan arahan pimpinan, bahwa Jaksa yang sudah lebih dulu mengabdi di Lembaga Adhyaksa harus memberikan contoh dan pembelajaran kepada para Jaksa yang baru saja menyelesaikan Pendidikan PPPJ, bagaimana beracara di Pengadilan sesuai Undang-undang. Juga memberikan pembelajaran dan edukasi kepada masyarakat dan para Mahasiswa dari Perguruan Tinggi, yang sedang mengambil kuliah Ilmu Hukum untuk mengetahui persidangan atau beracara di Pengadilan,” papar Masyhudi.

Selain itu Masyhudi juga menegaskan, bahwa dalam hal ini menunjukkan kalau untuk penanganan perkara korupsi, Jaksa atau Adhyaksa tidak main-main dan harus tegas untuk mewujudkan kepastian, terkait keadilan dalam penegakan hukum terutama perkara Korupsi.

Sebelumnya dikabarkan, Kejaksaan Tinggi Kalbar telah menetapkan status tersangka terhadap delapan orang dalam penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi pengajuan kredit fiktif di salah satu Bank yang menimbulkan kerugian keuangan Negara sebesar Rp. 8.238.743.929,-.

“Untuk kasus tersebut, Tim Jaksa penyidik telah berhasil melakukan penyitaan sebesar Rp. 3.349421282,- dan sekarang dijadikan Barang Bukti (BB) dalam perkara ini,” pungkas Masyhudi.

*(Gusti/Ana)

About Redaksi Target Hukum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Deteksi Dini Gangguan Keamanan dan Ketertiban serta Berantas Peredaran Gelap Narkoba, Lapas Kelas 1 Tangerang Gelar Penggeledahan Blok Hunian Warga Binaan Pemasyarakatan

Tangerang, Targethukum.com – Dalam rangka melaksanakan tugas dan fungsi Satuan Tugas Keamanan dan Ketertiban Lapas ...