Karawang, Targethukum.com
Darsan Sasmita yang akrab disapa H. Totong menyatakan keseriusannya untuk maju sebagai calon Kepala Desa Kemiri, Kecamatan Jayakerta, Kabupaten Karawang, pada periode 2026–2034. Langkah tersebut didasari oleh tekad kuat untuk mengabdi dan membawa perubahan nyata demi terwujudnya desa yang lebih maju, sejahtera, serta memiliki tata kelola pemerintahan yang lebih baik, Minggu (26/04/2026).
Dalam visi besarnya, H. Totong menempatkan sektor pertanian sebagai prioritas utama. Ia menilai persoalan irigasi masih menjadi kendala klasik yang dihadapi petani. Karena itu, pembenahan saluran air menjadi fokus penting agar distribusi air lebih merata, sehingga berdampak langsung pada peningkatan hasil panen dan ketahanan pangan masyarakat Desa Kemiri.
Selain itu, pembangunan infrastruktur juga menjadi perhatian serius. Perbaikan jalan poros desa, jalan lingkungan (japak), hingga program renovasi rumah tidak layak huni menjadi bagian dari komitmennya. Menurutnya, infrastruktur yang baik akan membuka akses ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.
Tak hanya pembangunan fisik, H. Totong juga menyoroti pentingnya peningkatan fasilitas pelayanan desa. Ia berencana membenahi kantor desa serta gedung serbaguna agar lebih representatif. Lingkungan kerja yang nyaman diyakini mampu mendorong kinerja aparatur desa menjadi lebih profesional, cepat, dan transparan dalam melayani masyarakat.
“Perubahan yang saya maksud adalah pembenahan tata kelola pemerintahan yang selama ini dirasa belum maksimal, mulai dari pelayanan publik, akses pertanian, lingkungan warga, hingga fasilitas sosial seperti kebutuhan kain kafan saat ada warga yang meninggal dunia,” tegas H. Totong.
Berbekal pengalaman di pemerintahan desa serta latar belakang keluarga yang dikenal sebagai tokoh masyarakat, H. Totong mengaku memahami kebutuhan riil warga. Hal itu menjadi pijakan dalam menyusun program kerja yang tepat sasaran dan menyentuh langsung kepentingan masyarakat.
Dukungan pun terus mengalir dari berbagai kalangan, mulai dari sesepuh desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga generasi muda. Kondisi ini semakin menguatkan langkahnya dalam menghadapi kontestasi Pilkades mendatang.
“Pencalonan ini murni untuk pengabdian. Saya ingin Desa Kemiri lebih maju, masyarakatnya sejahtera, dan pemerintahan desa berjalan bersih, transparan, serta akuntabel,” ujarnya.
Saat ini, H. Totong terus melakukan pendekatan kepada seluruh lapisan masyarakat guna membangun kepercayaan dan memperkuat dukungan.
Dengan komitmen menghadirkan pemerintahan yang inklusif, disiplin, dan bebas dari praktik yang merugikan masyarakat, ia optimistis mampu membawa perubahan positif bagi Desa Kemiri ke depan.
*Amo_












