Merasa Dirugikan, Warga Tambaksari Siap Tempuh Jalur Hukum Soal Dugaan Pemalsuan Data Kematian

Karawang, www.targethukum.com –

Seorang warga Desa Tambaksari, Tasim, menyatakan tekadnya untuk menempuh jalur hukum terkait dugaan pemalsuan data kematian yang dialaminya. Pria yang masih hidup ini merasa sangat dirugikan karena namanya tercatat meninggal dunia dalam dokumen kependudukan tanpa sepengetahuannya.

“Saya tidak terima dengan kejadian ini. Data saya dimatikan tanpa sepengetahuan saya, dan ini sangat merugikan,” ungkap Tasim dengan nada kecewa dan penuh keprihatinan.

Kasus ini terungkap saat Tasim mengalami kesulitan mengurus administrasi kependudukan. Setelah melakukan pengecekan, ia menemukan namanya tercantum dalam akta kematian yang diduga ditandatangani oleh sejumlah oknum pegawai Desa Tambaksari.

“Saya tidak pernah melaporkan kematian saya, apalagi menyuruh orang lain untuk melakukannya. Ini jelas ada yang tidak beres dan mencederai nama baik saya,” tegas Tasim.

Dalam upaya mendapatkan keadilan, Tasim berencana menggandeng kuasa hukum guna menuntut pihak-pihak yang diduga terlibat dalam pemalsuan data ini. Ia berharap kasus ini segera diusut tuntas dan pelaku mendapatkan hukuman sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Saya ingin keadilan. Saya ingin nama baik saya dipulihkan dan data kependudukan saya dikembalikan seperti semula,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal LSM Laskar NKRI, Rahmat Mulyana, memberikan dukungan penuh atas langkah hukum yang diambil oleh Tasim.“Kami siap mendampingi saudara Tasim dalam mencari keadilan. Kasus ini merupakan pelanggaran serius dan harus segera diusut oleh pihak berwajib. Kami berharap kepolisian bertindak cepat dan transparan dalam penyelidikan ini,” ujar Rahmat Mulyana.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Desa Tambaksari maupun instansi terkait belum memberikan pernyataan resmi terkait dugaan pemalsuan data kematian tersebut.

*Masuni_-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *