Dalam menjalankan tugas, wartawan Target Hukum tidak boleh menerima bingkisan dalam bentuk apapun

Penganiayaan Aktivis LSM Di Sampang, Aksi Barbar Diduga Oknum ASN Menyeruak

 

Penganiayaan Aktivis LSM Di Sampang, Aksi Barbar Diduga Oknum ASN Menyeruak

SAMPANG,Targethukum.com –

Kasus Penganiayaan terhadap Aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) serta Wartawan di Sampang Madura Jawa Timur makin melebar

Pasalnya dalam kasus yang saat ini ditangani Polres setempat itu diduga melibatkan Oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) dan mendapat atensi dari Pimpinan Birokrasi di Sampang H Yuliadi Setiawan S.Sos MM selaku Sekdakab

Menurutnya jumat 12/8 dalam kasus itu pihaknya masih menunggu Incraht untuk proses Kepegawaiannya
“Jika sudah ditangani APH menunggu Incraht untuk proses Kepegawaiannya,” ujar H Yuliadi Setiawan S.Sos MM

Sementara Yudhi AP Camat Sampang mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada Kepolisian
“Saya tidak tahu duduk permasalahannya, pada intinya kami pasrahkan sepenuhnya kepada Kepolisian,” tuturnya

Sebelumnya selasa 9/8 terjadi peristiwa Penganiayaan terhadap Maskur (korban) Aktivis LSM Formabes serta Johan Nirwanto yang berprofesi sebagai Wartawan dan ikut menjadi korban penganiayaan di salah satu Warung kopi jalan Raya Panggung Desa Panggung

Lima dari dua orang diantaranya diduga Oknum Anggota DPRD dan ASN itu menyerang Maskur yang sebelumnya sudah menyepakati untuk bertemu dan membicarakan permasalahan yang ada

Karena Maskur (korban) sedang menjalani perawatan di RSUD, Johan Nirwanto yang ikut menjadi korban pemukulan langsung melaporkan kejadian Penganiayaan itu ke Polres setempat selasa 9/8

Laporan langsung ditindaklanjuti oleh Penyidik dan pada rabu 10/8 mendatangi korban di RSUD, karena sudah pulang Penyidik memanggil Maskur untuk di mintai keterangan kamis 11/8

Waktu datang ke Ruang Kanit III Maskur di dampingi oleh Johan Nirwanto selaku Pelapor dan sedikitnya 25 Wartawan di Wilayah Kabupaten Sampang

Terkait masalah tersebut, IE Oknum Anggota DPRD yang terseret dan menjadi Terlapor melakukan klarifikasi resmi serta bantahan melalui sejumlah media yang mewawancarai rabu 10/8

Menurutnya dalam kasus tersebut tidak ikut terlibat dalam pemukulan, namun Ia mengaku berada di tempat saat kejadian untuk meredam supaya tidak terjadi situasi yang tidak diinginkan
“Saya memang ada dilokasi tapi tidak ikut memukul dan kejadiannya berlangsung cepat,” ungkap IE

Selain itu dijelaskan bahwa rencana bertemu hingga berujung peristiwa yang tidak diinginkan bukan terkait masalah Pekerjaan Pokmas. (HK)

About Redaksi Target Hukum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Serius Persiapkan Acara Puncak, Tim Katar Sampang Kompak Latihan Pementasan Di Dekranasda

  Serius Persiapkan Acara Puncak, Tim Katar Sampang Kompak Latihan Pementasan Di Dekranasda SAMPANG,Targethukum.com Seluruh ...