Siapa Penikmat UMK Di Sampang, Kabupaten Termiskin Tapi UMK Rangking 33.

SAMPANG, Targethukum.com – Kabupaten Sampang Madura Jawa Timur berdasarkan data BPS disebut termiskin dan Tingkat IPM nya terendah di Jawa Timur///Namun untuk rangking besaran Upah Minimum Kabupaten (UMK) tahun 2024, Kabupaten Sampang berada di urutan 33 se Jawa Timur.

Kondisi itu dipertanyakan oleh sejumlah Aktivis LSM setempat jumat 8/12

Hadi Rifai Sekretaris LSM KPK Nusantara menilai bahwa selama ini Pemerintah Daerah melalui Disnaker setempat cenderung jor joran menaikkan UMK, padahal faktanya masih banyak para Buruh yang belum menerima Upah di bawah UMK.

Diungkap sejak mengacu kepada UU no 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan hingga di berlakunya UU Cipta Kerja kondisi buruh di Sampang seolah belum mendapat Perlindungan, apalagi sejak diberlakukannya UU Cipta Kerja banyak Perusahaan berlindung kepada UU tersebut dan sama sekali tidak ada keberpihakan terhadap kaum buruh

Menurut H Moh Tohir Ketua LSM Laskar Merah Putih (LMP), tinggi nya Angka kemiskinan tidak bisa dilepaskan dari tingkat pendapatan masyarakat yang diakumulasikan dari variabel yang lain hingga menjadi Standart oleh BPS dalam melakukan Pendataan”Lalu Penetapan UMK di Sampang itu untuk siapa dan dinikmati siapa pula, padahal faktanya dinyatakan termiskin se Jawa Timur

Ia mengaku mekanisme penentuan Parameter dari UMK dengan Angka Kemiskinan mempunyai Standart tersendiri, namun aneh saja jika masuk katagori termiskin sedangkan besaran UMK berada di urutan 33 dari 38 Kabupaten/Kota.

Sementara Slamet Urip Ketua BANN Kabupaten Sampang, melesatnya rangking besaran UMK Sampang para buruh merasa terpukul dan seolah tidak ada pihak yang melindunginya.

Pasalnya dengan kondisi buruh yang digaji di bawah UMK, sementara harga barang dan kebutuhan makin meningkat berdampak terhadap Angka kemiskinan yang makin tinggi

Tetapi yang disayang para Pemangku Kebijakan seolah merasa puas karena UMK di Sampang bukan di urutan terendah se Jawa Timur.

(HK)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *