Terima Dukungan Demokrat dan Golkar, Acep Jamhuri Mantap Ajukan Pensiun Dini Tinggalkan ASN

Karawang||Targethukum.com-Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang, Acep Jamhuri, telah memantapkan diri untuk maju dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Karawang yang akan digelar pada bulan November mendatang. Acep Jamhuri akan bersaing dengan calon petahana, Aep Syaepuloh (Bupati Karawang).

Acep, yang akrab disapa Ajam, telah mengikuti proses penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati Karawang dan kini mengantongi surat tugas dari dua partai sekaligus, yakni Demokrat dan Golkar. Setelah menerima surat tugas dari Partai Golkar, Acep Jamhuri mengaku telah menyiapkan segala sesuatu dengan matang untuk pencalonannya, termasuk mengurus proses administrasi pengunduran dirinya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Saya sendiri telah mengajukan surat pengunduran diri, untuk pensiun dini sekitar satu minggu yang lalu. Dan sekarang saya berproses sebagai pejabat formal menjadi tokoh non-formal,” terang Acep Jamhuri.

“Dengan sendirinya jika saya sudah resmi mengundurkan diri sebagai ASN maka jabatan sekretaris daerah pun sudah tidak akan disandang lagi,” tambahnya.

Acep Jamhuri pun menandaskan bahwa dirinya masih terus berproses dan mendaftarkan dirinya ke beberapa partai politik selain Golkar dan Demokrat. “Alhamdulillah, setelah kemarin dapat surat tugas dari Demokrat, sekarang dari Partai Golkar. Tinggal nanti pasangan calonnya nunggu keputusan DPP,” ungkapnya.

“Dan kita juga mendaftar ke PDIP, PAN juga PKS. Kita daftar ke semua partai. Dan terkait hasilnya biar Allah yang menata,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua DPD II Partai Golkar Karawang, Mulyono, mengungkapkan bahwa kedatangan Acep Jamhuri ke kantornya adalah untuk menerima surat tugas sebagai calon bupati Karawang dari DPD I Partai Golkar Jawa Barat.

“Tadi beliau menyampaikan visi dan misinya kepada para pengurus, juga para ketua Hasta Karya,” kata Mulyono, Senin (10/6/2024).

“Nanti surat rekomendasinya di bulan Juli. Sementara itu, surat tugas ini adalah bagian dari proses. Survey pertama sudah dilaksanakan, dan sekarang masuk survey kedua, lalu rapat teknis baru kemudian diputuskan oleh DPP,” jelasnya.

*Amo_

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *