Karawang||Targethukum.com-Dusun Krajan, RT 005 RW 002, Desa Tambaksumur, Kecamatan Tirtajaya, Karawang – Bantir, seorang warga Dusun Krajan, saat ini sangat membutuhkan arahan tangan dari berbagai pihak, baik pemerintah kabupaten maupun pusat. Pasien didiagnosis menderita kanker di kepalanya dan merupakan warga negara yang kurang mampu dengan pendapatan yang sangat minim.
Pemerintah Desa Tambaksumur telah berupaya semaksimal mungkin untuk membantu Bantir. Bantir juga pernah dibawa ke RSUD Karawang untuk mendapatkan perawatan intensif atas inisiatif keluarga dan pemerintah desa setempat. Namun, upaya ini belum cukup untuk meringankan penderitaan dan beban finansial yang ditanggung oleh Bantih dan keluarganya.
Situasi ini memprihatinkan dan memerlukan perhatian serius dari pemerintah daerah dan pusat. Apakah kita akan membiarkan seorang warga yang tak mampu seperti Bantir berjuang sendirian melawan penyakit mematikan ini? Pemkab Karawang, melalui dinas terkait seperti Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial, harus segera bertindak dan tidak bisa lagi hanya menunggu. Bantuan konkret harus diberikan untuk menyelamatkan nyawa anak dan memastikan keluarganya tidak terjerumus lebih dalam ke jurang kemiskinan.
Kemanusiaan kita diuji dalam situasi seperti ini. Tidak hanya pemerintah, tetapi seluruh masyarakat Karawang juga diharapkan menunjukkan solidaritasnya. Mari bersama-sama mengulurkan tangan untuk Bantuan, karena setiap bantuan sekecil apapun akan sangat berarti. Sudah saatnya kita bergerak dan memberikan dukungan nyata, bukan hanya kata-kata.
Suhendi atau yang sering disapa Along selaku teman Bantir mengatakan, “Bantih butuh uluran semua pihak, mengingat ia merupakan warga yang tidak mampu dan tulang punggung keluarga.
“Bantir adalah “tulang punggung keluarga, kalau tidak ia tidak sakit bagaimana dengan keluarganya, sedangkan ia sendiri warga yang tak mampu,” jelasnya dengan nada penuh kekhawatiran.
“Saya berharap ada arahan tangan dari semua pihak untuk membantu mengurangi beban beliau,” tambahnya dengan harapan besar.
* amo_












