Siaga Citarum, Muspika Jayakerta Bersama Pemdes Kampungsawah Intensif Pantau Tanggul Rawan

Karawang | targethukum.com – Curah hujan tinggi yang memicu banjir di sejumlah wilayah Kabupaten Karawang menjadi perhatian serius berbagai pihak. Salah satu titik yang terus dipantau intensif adalah Kali Citarum, yang debit air dan Tinggi Muka Air (TMA)-nya kerap naik turun secara tidak menentu dan menimbulkan kekhawatiran warga di bantaran sungai.

Menyikapi kondisi tersebut, Muspika Kecamatan Jayakerta bersama Pemdes Kampungsawah, BBWS, serta PJT II Rengasdengklok bergerak sigap melakukan monitoring di lokasi tanggul rawan, tepatnya di Dusun Pasar RT 01 RW 02, Desa Kampungsawah, Kecamatan Jayakerta.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan dini agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan akibat luapan Kali Citarum, terutama di tengah cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.

“Kewaspadaan itu perlu. Kita bersama-sama menjaga tanggul yang ada di wilayah Kecamatan Jayakerta, khususnya di pinggiran Kali Citarum,” ujar Rais, salah satu stakeholder Kecamatan Jayakerta, saat ditemui di lokasi monitoring.

Ia juga menegaskan pentingnya pengawasan menyeluruh terhadap kondisi tanggul, terutama di titik-titik rawan rembesan air.

“Kita harus terus memantau pinggiran-pinggiran tanggul, termasuk gili-gili, yang dikhawatirkan terjadi rembesan air dari Kali Citarum,” tambahnya.

Hal senada disampaikan Dede, Kepala Dusun Pasar Desa Kampungsawah. Ia mengaku hampir setiap malam turun langsung memantau kondisi terkini Kali Citarum demi memastikan keselamatan warga.

“Saya hampir tiap malam terus menjaga dan memantau situasi terkini Kali Citarum. Terima kasih kepada stakeholder Kecamatan Jayakerta dan warga yang ikut monitoring. Kondisi air memang tidak menentu, kadang naik, kadang turun,” ungkap Dede.

Hingga berita ini diterbitkan, situasi di wilayah bantaran Kali Citarum Desa Kampungsawah masih terpantau aman dan kondusif. Namun demikian, pengawasan akan terus dilakukan sebagai bentuk kewaspadaan dan tanggung jawab bersama untuk melindungi masyarakat dari potensi bencana banjir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *