
SAMPANG,Targethukum.com – Belum adanya penjelasan lanjutan terkait perbedaan atau ketidak singkronan Keterangan berbagai pihak yang berkompeten atas dilarikannya salah satu pengunjung Sampang Water Park (SWP) ke Rumah Sakit dr Muhammad Zyn (RSMZ) Sampang Madura Jawa Timur memantik pertanyaan Publik
Pasalnya saat dikonfirmasi kembali kamis 27/4 baik Iptu Tomo SH Kapolsekkota yang telah mengeluarkan Laporan Kronologis pasca kejadian belum memberikan tanggapan
Demikian juga dengan H Toha selaku Owner SWP yang ikut mendampingi Keluarga Korban saat testimoni melalui Video Klarifikasi belum meresponnya
Atas kondisi itu banyak warga masyarakat yang bertanya tanya tentang Kronologi yang sebenarnya dari kejadian di lokasi melalui pesan WhatsApp kepada reporter Targethukum
Sebelumnya diberitakan tentang Insiden bocah 13 berinisial A warga jalan Pahlawan Kelurahan Rongtengah Sampang Madura Jawa Timur yang dilarikan ke Rumah Sakit dr Muhammad Zyn (RSMZ) saat menikmati liburan di Sampang Water Park (SWP) rabu 26/4
Pasca kejadian muncul Keterangan berbeda tentang kronologi kejadian yang disampaikan oleh sumber terkait dan berkompeten
Pada pemberitaan tersebut diungkap, berawal dari beredarnya Video yang menggambarkan hiruk pikuk Pengunjung menyaksikan A dibopong oleh dua Petugas BPBD dan sedang mengevakuasinya ke RSMZ
Tidak lama muncul narasi Laporan dari Kapolsekkota yang beredar via WhatsApp dan diperkuat dengan hasil konfirmasi kepada Kasi Humas Polres Sampang rabu 26/4
Dalam Laporan Kapolsekkota itu disebut korban yang mengidap Epilepsi bersama B (sang Kakak) hendak berenang di SWP sekitar pukul 13.00 wib, setelah berganti baju renang sekitar pukul 14.00 wib korban bersama Kakaknya menuju Kolam renang bagian utara dan sempat mandi
Kemudian korban naik dan duduk di depan Musholla, korban merasa sesak nafas dan seketika pingsan disertai kejang kejang
Setelah menjalani Pelayanan Kesehatan melalui pemberian Oksigen Korban kembali sadar dan menjaĺani perawatan pemulihan karena kondisinya masih lemas
Kronologi yang terungkap pada Laporan Kapolsekkota ini berbeda dengan Keterangan yang disampaikan oleh Wiwin Yuli Triano selaku Humas RSMZ rabu 26/4
Disampaikan melalui pesan WhatsApp “pada hari ini rabu 26/4 benar ada pasien anak dengan inisial A datang ke IGD RSMZ pada pukul 13.00 wib dengan Keterangan dari Keluarga post Tenggelam di Kolam renang
Lebih lanjut disebut kondisi pasien masih dalam Observasi oleh Tenaga Kesehatan RSMZ
Keterangan berikutnya disampaikan oleh Kakek Korban mewakili Keluarga melalui Video testimoni hari sore itu juga
Dalam Video tersebut, Kakek Korban memberikan klarifikasi dengan didampingi oleh Owner SWP dan diceritakan bahwa Korban A sejak kecil mengidap penyakit dengan keluhan pusing seperti Step (Ayan)
Lebih lanjut dijelaskan, sebelum kejadian Korban sempat mengeluhkan rasa pusing kepada Kakaknya hingga akhirnya terpeleset di Kolam renang yang dangkal dan tak sadarkan diri
Mengetahui hal itu B Kakak Korban langsung mengangkatnya, namun buru buru Kakek Korban menegaskan pingsannya Korban di Kolam bukan karena Tenggelam namun karena penyakit yang diidapnya.
(HK)












