Bekasi,- www.targethukum.com
Warga Gabus, khususnya warga kampung Gabus Rawa menjadi HEBOH dengan adanya BALEHO yang berbunyi “STOP PUNGLI,… STOP PREMANISME, …. Yang dipasang diperumahan Griya Tambun perbatasan antara desa SRIJAYA dan desa SATRIA MEKAR, Tambun Utara, kab. Bekasi.
Pasalnya tulisan dibaleho tersebut seolah-olah membentuk image bahwa warga kampung Gabus Rawa itu preman dan suka malak alias pungli. Begitu menurut keterangan dari bang NYANANG, selaku koordinator Forum Komunikasi Warga Dusun III, Gabus Rawa.
“Ya iyalah, kita tersinggung, sebab perumahan tersebut persis berdampingan dengan Gabus Rawa, lah kapan kita orang Gabus Rawa itu ga kaya yang diomongin. Kayanya nie kampung serem, ga aman. Emang semuanya kaya gitu? Coba aja sini maen, ke Gabus Rawa, ada ta’lim, ada pengajian, ada anak-anak AMGR yang kerjanya berbuat baik dan selalu melakukan bhakti sosial, musholla juga rame. … Kenapa kami tersinggung, jelas ini tendensiusnya mengarah ke orang kampung. … Kalau emang ada, tunjuk aja mukanya. Proses secara hukum. Silahkan kalau emang terbukti. … Harusnya pihak perumahan soal keamanan dan lain sebagainya tinggal koordinasi ma kita, khan ada RT, RW, KADUS, ada Karang Taruna juga. Ayo, siapa yang ga tersinggung ma tulisan di Baleho itu khususnya orang Gabus Rawa?” Terang Nyanang berapi-api saat ditemui wartawan Target Hukum dikediamannya (2/10/2021)

Nyanang sendiri berencana akan berkoordinasi dengan Kepala desa Srijaya, BABINSA, BIMASPOL, tokoh pemuda, tokoh masyakat juga akan datangi pihak perumahan termasuk bila perlu ke pengembang.
Sementara dibaleho tersebut tidak ada keterangan Nama/jabatan dan nomor kontak sehingga wartawan Target Hukum tidak/belum bisa mengkonfirmasikan mengenai maksud dan tujuan dari dipasangnya baleho tersebut.
*Biro Kab. Bekasi












