SAMPANG, Targethukum.com – Akhirnya pasien raib karena kabur dari Rumah Sakit (RS) Swasta Sukma Wijaya Sampang Madura Jawa Timur ditemukan kembali
Atmai P Holik 76 (bukan 79-red) pasien yang kabur asal Desa Bancelok Kecamatan Jrengik Sampang ditemukan dihari yang sama rabu 2/4 pukul 22.50 wib saat duduk di depan tempat pangkas rambut yang ada di jalan Raya Kampung Ruwek Desa Baruh Kecamatan Sampang oleh Keluarga salah satu Perawat Rumah Sakit yang ada di jalan H Agus Salim tersebutSaat dikonfirmasi selasa malam 2/4, Owner RS Swasta Sukma Wijaya dr Zakky Sukmajaya SpOG (bukan Sukma Wijaya – red) membenarkan ditemukannya pasien yang sempat kabur tersebut
“Kami mendapat info dari salah satu Perawat bahwa Keluarganya mengetahui keberadaan seseorang yang mirip dengan ciri ciri pasien ini,” ujar nya
Masih menurut dr Zakky Sukmajaya SpOG, setelah didatangi oleh Tim Pencarian yang sudah dibentuk kemudian dilakukan kroscek serta pemeriksaan untuk memastikan kebenaran informasi yang diterima dan setelahnya pasien tersebut dibawa ke RS Sukma Wijaya untuk diperiksa kembali dan dilakukan perawatan lanjutan
“Alhamdulilah waktu di temukan kondisi pasien baik namun masih lemas karena faktor penyakit serta usia,” tandas dr Zakky Sukmajaya SpOG
Kaburnya pasien dari Rumah Sakit memancing pertanyaan tentang Standart Operasional Prosedur (SOP) dari sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat
Siradjudin Aktivis LSM Lembaga Perlindungan Pasien (LP2) Madura mempertanyakan apakah pelayanan di RS itu sudah sesuai SOP atau tidak”Penjagaan di pintu terakhir kondisinya seperti apa, pukul 03.00 wib masih ada yang bebas keluar masuk Rumah Sakit,” ungkapnya
Sava Mubarok Sekretaris SP2M mengapresiasi langkah cepat dari manajemen RS Sukma Wijaya, namun permasalahan SOP juga patut dipertanyakan karena ada kaitan dengan kelayakan dan profesionalitas layanannya “Jangan dianggap remeh permasalahan ini, karena menyangkut tingkat kepercayaan publik terhadap Faskes tersebut,” tuturnya
Kedua Aktivis ini berharap ada investigasi dari pihak Pemangku Kebijakan untuk mengurai benang merah agar dapat dievaluasi oleh manajemen RS Sukma Wijaya
Menanggapi hal itu, dr Zakky Sukmajaya SpOG menyatakan kalau masalah SOP tidak ada yang dilanggar, pasien ini malahan mendapat perlakuan khusus mengingat kondisinya sehingga khusus pasien tersebut diijinkan 5 orang dari pihak Keluarganya untuk turut menjaga”Fokus kami hari ini dapat kembali menemukan pasien tersebut,” imbuhnya
Ia mengaku pintu keluar memang tidak terkunci karena masih proses renovasi dan hanya pintu tersebut menjadi akses keluar masuknya baik untuk IGD maupun Pengunjung, terkait Petugas Penjaga pintu ditegaskan ada tetapi mungkin saat itu sedang di kamar mandi
Ditambahkan, pihaknya sudah meminta Tim yang bertugas saat itu untuk membuat kronologi kejadian sehingga akan menjadi evaluasi serta perbaikan yang diperlukan agar kejadian tersebut tidak terulang lagi
Sebelumnya Atmai P Holik yang dirawat sejak minggu 30/3, diketahui raib dan kabur meninggalkan Rumah Sakit Sukma Wijaya pada rabu 2/4, kaburnya pasien yang tanpa diketahui siapapun itu terekam dalam CCTV di RS tersebut.
(HK)