Surakarta,Targethukum.com – Kepala Rutan Kelas I Surakarta Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah, Bhanad Shofa Kurniawan, turut hadir dalam pelaksanaan sholat Idulfitri 1446 H bersama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di halaman Rutan Surakarta, Senin(31/03). Kehadiran beliau menjadi bentuk perhatian serta dukungan bagi para warga binaan dalam menjalankan ibadah di hari kemenangan.
Sholat Ied yang berlangsung khusyuk ini diikuti oleh ratusan warga binaan, petugas rutan, serta jajaran pejabat struktural. Dalam sambutannya, Karutan menyampaikan pentingnya momen Idulfitri sebagai ajang introspeksi dan memperkuat keimanan, meskipun tengah menjalani masa pembinaan.
“Kami berharap Idulfitri ini menjadi momentum bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri dan semakin mendekatkan diri kepada Tuhan. Di Rutan Surakarta, kami tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan hukum, tetapi juga memberikan pembinaan spiritual agar mereka dapat menjadi pribadi yang lebih baik,” ujar Bhanad.
Sholat Idul Fitri kali ini dipimpin oleh Ustadz Hariyanto dari Kementerian Agama Kota Surakarta diikuti 301 warga binaan beragama Islam. Dalam khotbahnya beliau berpesan agar kita sebagai anak harus selalu berbakti kepada orang tua.
“Segeralah minta maaf kepada orang tua yang telah melahirkan kita kedunia, karna sesukses apa pun kita didunia tidak ada apa-apa nya jika tidak berbakti kepada orang tua.
Seusai khotbah, acara dilanjutkan dengan sesi saling bermaafan antara petugas dan warga binaan yang kemudian dilanjut makan bersama. Hal ini menciptakan suasana hangat penuh kebersamaan. Beberapa warga binaan mengaku terharu dengan perhatian yang diberikan oleh pihak rutan, terutama dengan kehadiran langsung kepala rutan dan makan bersama yang membuat warga binaan merasa seperti berada dikampung halamannya.
Pelaksanaan sholat Idulfitri di Rutan Surakarta ini menjadi bukti bahwa meskipun berada di dalam lingkungan pembinaan, hak-hak keagamaan tetap terjamin, memberikan harapan bagi para warga binaan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik ke depannya.